2014/05/15
2013/04/22
SELAMAT HARI BUMI , 22 April 2013
Selamat hari bumi kawan..
tau lapisan ozon kan? lapisan yang untuk melindungi kita dari bahaya sinar ultraviolet itu sudah menipis loh kawan.
tau gumpalan gunung es besar yang berada di kutub utara? mulai mencair sehingga menambah debit air laut di bumi. bayang kan jika gunung mahameru mencair jadi air.
yang kita bayangkan jika kita membuang sampah sembarangan.. menjatuhkan sampah > hujan > sampah terbawa arus hujan > masuk selokan > kebawa sampai sungai > mampet di sungai > diambil oleh pemulung atau pengeruk khusus untuk sampah sungai
lah iya kalau mampet di sungai. kalau mampet di selokan? banjir deh > rugi material > buka posko yang butuh dana > belum tentu layak > ada nenek yang kedinginan > ....
"kan nanti sampahnya diambil pemulung dan dia bisa untung". iya, kalau dia selamat setelah mengambil resiko itu. kalau niat memberi rezeki, lewat jalur yang aman ya :)
- "aku sih buang sampah kalau ada tumpukan sampah disitu :)".
- wah bagus, di kotak sampahkan?.
- "bukan sih, tapi itu tumpukan sampah yang ada di tanah kok. pasti nanti ada yang ngambil kok"
- siapa?
siapa yang mau ngambil tumpukan sampah yang bukan pada daerahnya? bahkan tukang pembersih sampah pun ga mau. jika terus seperti ini, sampah akan menggunung.
- "ada lah.. pemulung"
- jangan berharap sisa sampah yang di tinggalkan pemulung bisa terurai di tanah. beliau hanya mengambil sampah plastik, bukan sampah kaleng ataupun sampah ciki - cikian kamu yang bisa mencemarkan sumber air tanah.
- "kan ada tuh kata ilmuan bumi kan akan rusak juga dengan sendirinya"
- kamu mau bumi rusak karena tanganmu. atau bumi rusak ketika kamu masih hidup.
saya sih enggak mau -__-".
- "kan bumi bisa menetralisir dirinya sendiri :)"
jangan tunggu bumi menetralisir dirinya sendiri.
jangan salahkan bumi ataupun tuhan jika bumi sedang menyembuhkan diri, memperbaiki dirinya sendiri, yang kita cap dengan kejam, yang dinamakan "bencana alam".
2013/04/14
Seminar – Public Speaking for Teachers (Islamic Book Fair)
Fasilitator: Muchlis Anwar ( www.muchlisanwar.blogspot.com )
Tempat: Islamic Book Fair 2013
Ø
Dibandingkan dengan fasilitator, guru (yang
sudah) mengajar 5 tahun setiap hari, lebih banyak memiliki pengalaman melakukan
public speaking di depan para murid. Kenapa masih harus datang jauh-jauh
belajar public speaking ke sini?
Ø
Peserta: “Kita Hadir di sini untuk belajar,
walapun sudah belajar. Belajar bagaimana cara berkomunikasi yang hebat
Ø
Ingat, ‘apa yang dibicarakan, itulah yang
dilakukan’.
Ø
Bandingkan, ketika kita mengajar teman,
mempresentasikan skripsi di depan dosen. Atmosfer dan emosinya berbeda ketika
audiencenya bukan lagi murid. Mengapa?
(ketika fasilitator bertanya,
peserta pada diam dan tidak menjawab. Padahal isinya sebagian besar guru
dan juga calon guru :p)
Ø
Tanpa kita sadari, kita menilai ‘audience’.
Makanya, kalau ngajar depan walikota atau presiden bisa pingsan.
Ø
Perlu diingat, “Mereka belum tentu ‘public
speakingnya bagus, kebetulan saja kita berbicara di depan orang yang lebih
dihormati.
Ø
Ketika berbicara di depan, suara kita harus
“Loud and Clear”.
Ø
Katanya ini merupakan data valid
ketika seorang fasilitator mendapatkan respond dan perhatian dari audience nya.
Ternyata hanya sebuah mitos. Ada fasilitator yang hanya duduk berbicara,
audience akan fokus dan mendengar.
Ø
Rasul allah adalah seorang komunikator yang
handal.
Ø
Jangan terlalu sering berhenti dan mengatakan
“aaa..” , “eee..” , “emmm..”.
Ø
Unsur-unsur yang diperlukan dalam public
speaking:
1. Intonasi
2. Tingkat kecepatan berbicara
3. Bahasa Tubuh
4. … (menguasai materi ?)
Ø
Ada tidak orang yang marah tanpa intonasi? (ada,
temen sekelas saya di UNJ :p)
Ø
Ingat, ‘Ketika kita sedang berbicara di depan,
kita sedang memerankan sesuatu’.
Ø
Lakukanlah cara berbicara yang berbeda pada
setiap pertemuan.
Ø
“Lakukan sesuatu yang biasa, dengan mengharapkan
hasil yang berbeda adalah GILA”, kata Albert Einstein.
Ø
Contohlah teladan yang bisa kita tiru, yaitu
Rasul Allah.
Ø
Expresi itu harus diubah-ubah. (jangan contoh
Pr*sid*n :p)
Ø
Persiapan:
1.
Sebelum bicara, ingat “SIAPKAN EMOSI” . (contoh
ka G***** marah. Scary =___=””)
2.
Ekspresi untuk intonasi.
·
3 hal penting dalam intonasi:
i.
Kekuatan pesan yang ingin di sampaikan.
ii.
Tidak membosankan
iii.
Bukti menguasai materi
3.
Meyakinkan dalam mengajar.
Tidak hanya sekedar intonasi. Ada saatnya kita harus berbicara cepat.
Ø
Apakah berbicara berhubungan dengan imajinasi?
Dengan otak? Dengan ‘acting’? bagaimana solusinya? TERUS BELAJAR.
Ø
Cara bicara orang radio -> cari kaset pak
SOEKARNO di Yogya.
Ø
Tips untuk orang yang lembut! Penekanan intonasi
dengan cara yang lembut.
2013/03/20
Cara Membuat Essay (kerangka essay dan beserta contohnya)
Aduh, jadi masa-masa MABA di UNJ. Kita dikasih tugas ngebuat segala
macem essay. Lupa temanya apa. Tapi yang pasti, waktu itu essay buatan saya
abal-abal banget. Pas ketemu tugas essay SMA di .:Lepi`:.
tersayang, kok kayaknya keren banget ya. SMA ngalahin calon anak kuliahan.
-____- . waah, masih-siswa nih saya, bukan mahasiswa. Yuk cekidot aja tugasnya
kayak apa…
-----------------------------------------------------------------------------------------
Buanglah Sampah
Pada Sungainya
Dimana ada hujan, di situ banjir
datang. Kata–kata itu seolah–olah telah mendarah daging diberbagai lapisan
masyarakat. Ketika banjir datang, mereka seperti biasa saja dalam
menghadapinya. Kalaupun ada yang menangisi rumahnya karena terendam banjir,
pastilah ia baru pertama kalinya terkena banjir.
Banjir tak lebih dari saluran
pembuangan yang mampet atau sungai yang meluap. Kenapa? Tak perlu ditanyakan
lagi. Sudah pasti karena banyaknya sampah yang menumpuk dan menutupi aliran
sungai. Ketika hujan lebat datang, sungai yang tidak mampu lagi menampung air akan meluap karena
kebanyakan menampung sampah. Ketika banjir mereda, yang tersisa tak lain adalah
sampah.
Sampah? Ya, sampah. Tapi dari manakah
sampah itu? Sebagai contoh, di Jakarta.
Kira – kira seperempat warga Jakarta menetap di pinggiran sungai. Biasanya
tempat tinggal mereka disebut sebagai pemukiman kumuh. Limbah pembuangan mereka
langsung dibuang begitu saja ke sungai. Sampah yang mereka buang kebanyakan
sampah yang susah diuraikan oleh mikroorganisme, seperti sampah plastik, dan
sebagainya. Sehingga dapat membuat saluran sungai tersendat dan bahkan dapat
mengotori air laut.
Struktur Pidato, beserta contohnya
Assalammualaikum
Wr. Wb.
Selamat
siang, salam sejahtera untuk kita semua.
Yang saya hormati, bapak kepala SMA Negeri 4
Kota Tangerang Selatan, Bapak Drs. A. Nana Mahmur M., M.Pd. Yang saya hormati,
bapak dan ibu guru serta para staf TU SMA Negeri 4 Kota Tangerang Selatan. Dan
teman – teman sekalian yang saya cintai.
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah
SWT. karena telah melimpahkan rahmat dan karunianya sehingga kita dapat hadir
dan berkumpul disini. Tak lupa, salawat serta salam kita haturkan kepada nabi
besar nabi Muhammad SAW. dan para sahabatnya.
Hadirin yang berbahagia, pada kesempatan kali
ini, saya akan menyampaikan pidato tentang manfaat teknologi. Pada era ini,
sudah banyak teknologi – teknologi canggih yang diciptakan untuk mempermudah cara
hidup kita dizaman ini. Dengan kecanggihannya, kita dapat mempersingkat waktu
dan mempercepat penyelesaian kerja.
Namun, tetap ada yang menerima dan meresponnya
secara negatif dengan berbagai alasan. Seperti dengan alasan teknologi –
teknologi yang sudah ada secara tidak langsung telah menyingkirkan budaya –
budaya sehari – hari yang telah ada.
Subscribe to:
Posts (Atom)
DVD Eksternal Asus SDRW-08D2S-U Portable (Komentar)
Baru beli DVD Eksternal di Lazada (QTCmart). Harganya Rp. 305.000,00. Pesan tanggal 8 Juni jam 17:00, sampai tanggal 10 Juni jam 14:00. ...
-
Aduh, jadi masa-masa MABA di UNJ. Kita dikasih tugas ngebuat segala macem essay. Lupa temanya apa. Tapi yang pasti, waktu itu essay buata...
-
Assalammualaikum Wr. Wb. Selamat siang, salam sejahtera untuk kita semua. Yang saya hormati, bapak kepala SMA Negeri 4 Kota Tange...


